Langsung ke konten utama

Cara Menginstall MonoDevelop di Ubuntu


Kupas Ubuntu - MonoDevelop adalah sebuah IDE atau Integrated Development Environment yang memungkinkan teman-teman untuk membuat sebuah aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman C# (dibaca "C Sharp"), F#, Visual Basic .NET dan Vala. MonoDevelop bisa digunakan di Sistem Operasi GNU/Linux, MacOS dan Windows dan bisa digunakan secara gratis. MonoDevelop ini menggunakan Mono Framework untuk menggantikan .NET Framework yang tidak ada di GNU/Linux. Saya biasa menggunakan MonoDevelop ini sebagai alternatif untuk belajar pemrograman C# dari Visual Studio yang digunakan kampus saya. Jika teman-teman penasaran untuk mengetahui lebih lanjut tentang MonoDevelop dan Mono, teman-teman bisa membuka situs webnya di link berikut :
Mono Project : https://www.mono-project.com
MonoDevelop : https://www.monodevelop.com

(Tampilan MonoDevelop)

Untuk menginstallnya, Pertama teman-teman harus menginstall apt-transport-https (paket transisi untuk dukungan https) dan dirmngr (layanan manajemen sertifikat jaringan) terlebih dahulu dengan cara membuka terminal (CTRL+ALT+T) lalu masukkan perintah berikut :

sudo apt install apt-transport-https dirmngr

Jika sudah terinstall, teman-teman lalu masukkan Repositori mono kedalam sistem, yaitu dengan cara masukkan perintah dibawah ini satu-persatu di Terminal :

Untuk Ubuntu 18.04 dan Distro berbasis Ubuntu 18.04 :

sudo apt-key adv --keyserver hkp://keyserver.ubuntu.com:80 --recv-keys 3FA7E0328081BFF6A14DA29AA6A19B38D3D831EF

echo "deb https://download.mono-project.com/repo/ubuntu vs-bionic main" | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/mono-official-vs.list

Untuk Ubuntu 16.04 dan Distro berbasis Ubuntu 16.04 :

sudo apt-key adv --keyserver hkp://keyserver.ubuntu.com:80 --recv-keys 3FA7E0328081BFF6A14DA29AA6A19B38D3D831EF

echo "deb https://download.mono-project.com/repo/ubuntu vs-xenial main" | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/mono-official-vs.list

Lalu update dengan cara ketikkan :

sudo apt update

Setelah itu barulah teman-teman bisa menginstall MonoDevelop nya dengan cara mengetikkan perintah berikut :

sudo apt install monodevelop

Sampai disini teman-teman bisa menggunakan MonoDevelop nya dengan membukanya melalui terminal dengan mengetikkan monodevelop atau membukanya melalu menu aplikasi.
Mungkin itu saja tutorial kali ini, jika ada salah kata mohon dikoreksi, dan jika ada pertanyaan silahkan berkomentar di kolom komentar yang ada dibawah, Terimakasih.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Breeze folder akan mengikuti warna yang dipilih ketika memilih aksen warna

Pada update KDE Framework versi 5.88 nanti, warna icon pada folder di KDE Plasma akan mengikuti warna aksen yang dipilih. Jika sebelumnya ketika kita memilih aksen warna di pengaturan, itu hanya mengubah aksen warnanya saja tidak sampai mengubah warna folder yang ada pada aplikasi file manager. (Warna folder tetap biru, tidak mengikuti warna aksen yang dipilih) Tentunya hal ini menarik untuk ditunggu jika teman-teman adalah pengguna KDE Plasma. KDE Framework versi 5.88 dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 13 November 2021. Sumber :  https://pointieststick.com/2021/10/29/this-week-in-kde-accent-colored-folders-and-more/

Tidak suka dengan tampilan tab baru Firefox 89? Begini cara mengubahnya

Sejak Mozilla merilis versi Firefox 89 banyak diskusi yang terjadi di forum Reddit dan kolom komentar Twitter resmi Firefox. Banyak yang memuji tetapi tidak sedikitpun yang menjelek-jelekan tampilan baru dari versi ini, masing-masing orang punya selera yang berbeda-beda, jadi saya anggap wajar. Saya termasuk orang yang suka dengan tampilan baru Firefox 89, menurut saya tampilan baru ini memberikan hal yang berbeda dari versi-versi sebelumnya.   Untuk mengubah Firefox 89 ke Tampilan lama, teman-teman bisa mengikuti panduan ini : Klik di Search Bar lalu ketikkan about:config dan tekan Enter. Lalu akan muncul pesan peringatan, tekan tombol Accept the Risk and Continue jika setuju. Akan muncul Search Bar baru, lalu ketikkan browser.proton.enabled . Jika ketemu klik 2x sampai berubah dari true menjadi false . Sumber : https://twitter.com/timnphilly/status/1400070143766581251

Linux Mint 19.1 "Tessa" Dirilis! Apa Saja Fitur-fitur Barunya?

Kupas Ubuntu - Ternyata di penghujung tahun banyak juga perangkat lunak bebas yang dirilis, dan pada tanggal 19 Desember kemarin Linux Mint merilis versi terbarunya, yakni Linux Mint 19.1 dengan codename "Tessa", Mendengar kata "Tessa" jadi mengingatkan saya sama merek tissue 😂. Ya, seperti biasa Distro turunan dari ubuntu ini menamai sistem operasi nya dengan nama2 wanita yang berhuruf belakang "A". Saya akan mengulas beberapa fitur2 barunya, jadi di rilis kali ini ternyata lumayan ada banyak perubahan pada Linux Mint, terutama untuk versi Desktop Environtment Cinnamon. Di rilis ini, Linux Mint meng update versi dari Desktop Environtment utama mereka tersebut ke versi Cinnamon 4.0, dimana versi tersebut terdapat salah satu perubahan yang cukup menarik perhatian saya, yakni perubahan pada desain panel nya. (Tampilan selamat datang pada Linux Mint 19.1) Nah di versi ini, panel yang biasa digunakan untuk berpindah-pindah dari satu aplikasi ke ...