Langsung ke konten utama

Cara install WPS Office di Ubuntu



   Aplikasi perkantoran bawaan Distro Gnu/Linux Ubuntu adalah Libre Office, yaitu aplikasi perkantoran yang powerfull, Opensource, dan banyak di gunakan di sistem operasi Gnu/Linux, Tapi biasanya yang baru saja pindah dari Sistem Operasi Microsoft Windows merasa kesulitan untuk menggunakan Libre Office karena user interface yang di bawanya sangat jauh berbeda dari Microsoft Office.

Solusinya adalah menginstall WPS Office, Aplikasi perkantoran yang membawa user interface yang mirip dengan Microsoft Office. Berikut adalah tampilan dari WPS Office :


WPS Office Writer:
 
WPS Office Spreadsheet :

WPS Office Presentation :


Berbeda dengan Libre Office yang memiliki 6 aplikasi office (writer, calc, impress, draw, math, database), WPS office hanya ada 3 aplikasi office yaitu WPS Writer, WPS Presentation, dan WPS Spreadsheets.

Lalu bagaimana cara menginstallnya?
Cara ini bisa di lakukan di Ubuntu 14.04 16.04 dan 17.04.

Oke pertama-tama kita download dulu WPS officenya di situs resmi komunitas WPS Office khusus linux di http://wps-community.org/download.html Lalu sesuaikan versi ubuntu kita 32bit atau 64bit.


Setelah di download, buka Terminal ctrl+t lalu ketikkan :

sudo dpkg -i (lokasi paket)

 
Lalu tekan enter, dan masukkan password.
Lalu tunggu sampai installasi selesai.

 
Setelah selesai buka wps office di launcher masing-masing.


* Jangan lupa luangkan waktu sejenak untuk Berkomentar dibawah postingan ini, karena dengan berkomentar anda membuat blog ini terasa lebih hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Breeze folder akan mengikuti warna yang dipilih ketika memilih aksen warna

Pada update KDE Framework versi 5.88 nanti, warna icon pada folder di KDE Plasma akan mengikuti warna aksen yang dipilih. Jika sebelumnya ketika kita memilih aksen warna di pengaturan, itu hanya mengubah aksen warnanya saja tidak sampai mengubah warna folder yang ada pada aplikasi file manager. (Warna folder tetap biru, tidak mengikuti warna aksen yang dipilih) Tentunya hal ini menarik untuk ditunggu jika teman-teman adalah pengguna KDE Plasma. KDE Framework versi 5.88 dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 13 November 2021. Sumber :  https://pointieststick.com/2021/10/29/this-week-in-kde-accent-colored-folders-and-more/

Tidak suka dengan tampilan tab baru Firefox 89? Begini cara mengubahnya

Sejak Mozilla merilis versi Firefox 89 banyak diskusi yang terjadi di forum Reddit dan kolom komentar Twitter resmi Firefox. Banyak yang memuji tetapi tidak sedikitpun yang menjelek-jelekan tampilan baru dari versi ini, masing-masing orang punya selera yang berbeda-beda, jadi saya anggap wajar. Saya termasuk orang yang suka dengan tampilan baru Firefox 89, menurut saya tampilan baru ini memberikan hal yang berbeda dari versi-versi sebelumnya.   Untuk mengubah Firefox 89 ke Tampilan lama, teman-teman bisa mengikuti panduan ini : Klik di Search Bar lalu ketikkan about:config dan tekan Enter. Lalu akan muncul pesan peringatan, tekan tombol Accept the Risk and Continue jika setuju. Akan muncul Search Bar baru, lalu ketikkan browser.proton.enabled . Jika ketemu klik 2x sampai berubah dari true menjadi false . Sumber : https://twitter.com/timnphilly/status/1400070143766581251

Linux Mint 19.1 "Tessa" Dirilis! Apa Saja Fitur-fitur Barunya?

Kupas Ubuntu - Ternyata di penghujung tahun banyak juga perangkat lunak bebas yang dirilis, dan pada tanggal 19 Desember kemarin Linux Mint merilis versi terbarunya, yakni Linux Mint 19.1 dengan codename "Tessa", Mendengar kata "Tessa" jadi mengingatkan saya sama merek tissue 😂. Ya, seperti biasa Distro turunan dari ubuntu ini menamai sistem operasi nya dengan nama2 wanita yang berhuruf belakang "A". Saya akan mengulas beberapa fitur2 barunya, jadi di rilis kali ini ternyata lumayan ada banyak perubahan pada Linux Mint, terutama untuk versi Desktop Environtment Cinnamon. Di rilis ini, Linux Mint meng update versi dari Desktop Environtment utama mereka tersebut ke versi Cinnamon 4.0, dimana versi tersebut terdapat salah satu perubahan yang cukup menarik perhatian saya, yakni perubahan pada desain panel nya. (Tampilan selamat datang pada Linux Mint 19.1) Nah di versi ini, panel yang biasa digunakan untuk berpindah-pindah dari satu aplikasi ke ...