Langsung ke konten utama

Yuk Install Spotify di Ubuntu



      Spotify adalah sebuah layanan Musik Streaming asal Swedia, Spotify menyediakan banyak sekali lagu dari berbagai dunia dan semua itu bisa di dengar secara Legal tanpa melanggar Hak Cipta dari lagu tersebut.

      Tidak hanya di Android dan iOS, Aplikasi Spotify juga sudah ada di Windows, Mac OS dan di Linux juga ada lho.. gk percaya? sebenarnya udah lama ada sih :'V nih Screenshotnya :


Lha itu kok di MacOS? bukan ubuntu?
Tenang dulu :D itu SS saya ambil di Linux Mint yang Temanya MacBuntu, tepatnya di Linux Mint 18.1 Xfce.

Nah kalau ingin install spotfy di Linux yang pertama buka terminal di ubuntunya, Lalu Ketikkan perintah Signing Key Repository Spotify berikut di Terminalnya, Fungsinya untuk apa? Fungsinya untuk memvertifikasi paket yang akan di download :

sudo apt-key adv --keyserver hkp://keyserver.ubuntu.com:80 --recv-keys BBEBDCB318AD50EC6865090613B00F1FD2C19886

Lalu Masukkan Alamat Repository Spotify berikut ini ke Terminal :

echo deb http://repository.spotify.com stable non-free | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/spotify.list

Lalu Update, dengan Mengetikkan Perinta Berikut :

sudo apt-get update

Jika sudah Semua, kita install Spotifynya dengan cara mengetikkan perintah berikut :

sudo apt-get install spotify-client

Untuk menggunakannya buka Unity dash di Ubuntunya dan cari Spotify.
Sampai sini Spotify sudah bisa di pakai untuk mendengarkan musik kesukaan kamu tanpa melanggar Hak Cipta dari Lagu Tersebut.

Terimakasih Semoga bermanfaat :D


*Jangan lupa luangkan waktu sejenak untuk Berkomentar dibawah postingan ini, karena dengan berkomentar anda membuat blog ini terasa lebih hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Breeze folder akan mengikuti warna yang dipilih ketika memilih aksen warna

Pada update KDE Framework versi 5.88 nanti, warna icon pada folder di KDE Plasma akan mengikuti warna aksen yang dipilih. Jika sebelumnya ketika kita memilih aksen warna di pengaturan, itu hanya mengubah aksen warnanya saja tidak sampai mengubah warna folder yang ada pada aplikasi file manager. (Warna folder tetap biru, tidak mengikuti warna aksen yang dipilih) Tentunya hal ini menarik untuk ditunggu jika teman-teman adalah pengguna KDE Plasma. KDE Framework versi 5.88 dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 13 November 2021. Sumber :  https://pointieststick.com/2021/10/29/this-week-in-kde-accent-colored-folders-and-more/

Tidak suka dengan tampilan tab baru Firefox 89? Begini cara mengubahnya

Sejak Mozilla merilis versi Firefox 89 banyak diskusi yang terjadi di forum Reddit dan kolom komentar Twitter resmi Firefox. Banyak yang memuji tetapi tidak sedikitpun yang menjelek-jelekan tampilan baru dari versi ini, masing-masing orang punya selera yang berbeda-beda, jadi saya anggap wajar. Saya termasuk orang yang suka dengan tampilan baru Firefox 89, menurut saya tampilan baru ini memberikan hal yang berbeda dari versi-versi sebelumnya.   Untuk mengubah Firefox 89 ke Tampilan lama, teman-teman bisa mengikuti panduan ini : Klik di Search Bar lalu ketikkan about:config dan tekan Enter. Lalu akan muncul pesan peringatan, tekan tombol Accept the Risk and Continue jika setuju. Akan muncul Search Bar baru, lalu ketikkan browser.proton.enabled . Jika ketemu klik 2x sampai berubah dari true menjadi false . Sumber : https://twitter.com/timnphilly/status/1400070143766581251

Linux Mint 19.1 "Tessa" Dirilis! Apa Saja Fitur-fitur Barunya?

Kupas Ubuntu - Ternyata di penghujung tahun banyak juga perangkat lunak bebas yang dirilis, dan pada tanggal 19 Desember kemarin Linux Mint merilis versi terbarunya, yakni Linux Mint 19.1 dengan codename "Tessa", Mendengar kata "Tessa" jadi mengingatkan saya sama merek tissue 😂. Ya, seperti biasa Distro turunan dari ubuntu ini menamai sistem operasi nya dengan nama2 wanita yang berhuruf belakang "A". Saya akan mengulas beberapa fitur2 barunya, jadi di rilis kali ini ternyata lumayan ada banyak perubahan pada Linux Mint, terutama untuk versi Desktop Environtment Cinnamon. Di rilis ini, Linux Mint meng update versi dari Desktop Environtment utama mereka tersebut ke versi Cinnamon 4.0, dimana versi tersebut terdapat salah satu perubahan yang cukup menarik perhatian saya, yakni perubahan pada desain panel nya. (Tampilan selamat datang pada Linux Mint 19.1) Nah di versi ini, panel yang biasa digunakan untuk berpindah-pindah dari satu aplikasi ke ...