Langsung ke konten utama

Install Software di Ubuntu Tanpa Internet dengan Alldeb



      Mengutip dari Wikipedia Alldeb adalah program shell script sederhana yang berfungsi untuk memudahkan menginstal program di Linux secara offline dan untuk mem-backup aplikasi Ubuntu yang telah terinstal lengkap dengan dependensinya ke dalam satu paket berkas berformat .alldeb, untuk distro Ubuntu.

Bisa di bilang ini adalah .msi .exe nya Windows atau .dmg nya MacOS, Jadi kita bisa menginstallnya Tanpa terhubung dengan Internet, Kenapa bisa begitu? Karena di dalam .alldeb sudah ada aplikasi yang lengkap dengan Dependensi-dependensinya (Package-package yang di butuhkan).

Untuk Lebih Lanjut kamu bisa baca Semua tentang Alldeb di Situs Resminya : Alldeb.net

Nah, bagaimana cara menggunakannya?

Pertama-tama kamu download dahulu Software Installer Alldeb Manager : 32-bit atau 64-bit

Jika Sudah di download, buka terminal lalu ketikkan cd Downloads (Downloads adalah tempat kamu menyimpan hasil download Software installer alldeb Manager) lalu tekan Enter, maka akan memasuki directory Downloads


Setelah itu masukkan perintah : sudo dpkg -i alldeb-manager_1.2_amd64.deb (alldeb-manager_1.2_amd64.deb adalah nama Filenya) setelah itu tekan Enter, lalu Masukkan kata sandi kamu lalu enter lagi, Tunggu Hingga prosesnya selesai


Setelah selesai Buka Alldeb Managernya.


Lalu bagaimana cara install Softwarenya? Pertama-tama kamu buka Alldeb.net Lalu arahkan kursor kamu ke Alldeb Webmaker dan Pilih Distro yang kamu gunakan



Pilih arsitektur OS kamu 32bit atau 64bit, Lalu ketikkan software apa yang kamu ingin download di kolom Nama Aplikasi. disini saya akan mendownload Bleachbit (Software Pembersih) jadi saya tulis bleachbit di kolom Nama Aplikasi, setelah itu Klik Buat File.


Jika sudah klik Buat File kamu Scroll ke bawah, Jika aplikasinya ada maka akan muncul data2 aplikasi yang kamu cari Seperti ini :


Setelah itu Klik tombol Download.

Buka Alldeb Managernya lagi, Lalu klik tombol Browse, lalu cari file alldeb yang tadi kamu download.


Setelah memilih file alldebnya saatnya kita klik tombol install


Masukkan password, lalu tunggu sampai penginstallan selesai.


Setelah selesai buka aplikasinya


Sampai sini kamu telah berhasil, jadi kalau ingin memasang aplikasinya lagi kamu tidak usah install alldeb managernya lagi, kamu tinggal download file alldebnya lalu tinggal install setelah install file alldebnya kamu simpan untuk sewaktu-waktu bisa di pakai lagi.

Terimakasih Semoga bermanfaat :D


*Jangan lupa luangkan waktu sejenak untuk Berkomentar dibawah postingan ini, karena dengan berkomentar anda membuat blog ini terasa lebih hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Breeze folder akan mengikuti warna yang dipilih ketika memilih aksen warna

Pada update KDE Framework versi 5.88 nanti, warna icon pada folder di KDE Plasma akan mengikuti warna aksen yang dipilih. Jika sebelumnya ketika kita memilih aksen warna di pengaturan, itu hanya mengubah aksen warnanya saja tidak sampai mengubah warna folder yang ada pada aplikasi file manager. (Warna folder tetap biru, tidak mengikuti warna aksen yang dipilih) Tentunya hal ini menarik untuk ditunggu jika teman-teman adalah pengguna KDE Plasma. KDE Framework versi 5.88 dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 13 November 2021. Sumber :  https://pointieststick.com/2021/10/29/this-week-in-kde-accent-colored-folders-and-more/

Tidak suka dengan tampilan tab baru Firefox 89? Begini cara mengubahnya

Sejak Mozilla merilis versi Firefox 89 banyak diskusi yang terjadi di forum Reddit dan kolom komentar Twitter resmi Firefox. Banyak yang memuji tetapi tidak sedikitpun yang menjelek-jelekan tampilan baru dari versi ini, masing-masing orang punya selera yang berbeda-beda, jadi saya anggap wajar. Saya termasuk orang yang suka dengan tampilan baru Firefox 89, menurut saya tampilan baru ini memberikan hal yang berbeda dari versi-versi sebelumnya.   Untuk mengubah Firefox 89 ke Tampilan lama, teman-teman bisa mengikuti panduan ini : Klik di Search Bar lalu ketikkan about:config dan tekan Enter. Lalu akan muncul pesan peringatan, tekan tombol Accept the Risk and Continue jika setuju. Akan muncul Search Bar baru, lalu ketikkan browser.proton.enabled . Jika ketemu klik 2x sampai berubah dari true menjadi false . Sumber : https://twitter.com/timnphilly/status/1400070143766581251

Linux Mint 19.1 "Tessa" Dirilis! Apa Saja Fitur-fitur Barunya?

Kupas Ubuntu - Ternyata di penghujung tahun banyak juga perangkat lunak bebas yang dirilis, dan pada tanggal 19 Desember kemarin Linux Mint merilis versi terbarunya, yakni Linux Mint 19.1 dengan codename "Tessa", Mendengar kata "Tessa" jadi mengingatkan saya sama merek tissue 😂. Ya, seperti biasa Distro turunan dari ubuntu ini menamai sistem operasi nya dengan nama2 wanita yang berhuruf belakang "A". Saya akan mengulas beberapa fitur2 barunya, jadi di rilis kali ini ternyata lumayan ada banyak perubahan pada Linux Mint, terutama untuk versi Desktop Environtment Cinnamon. Di rilis ini, Linux Mint meng update versi dari Desktop Environtment utama mereka tersebut ke versi Cinnamon 4.0, dimana versi tersebut terdapat salah satu perubahan yang cukup menarik perhatian saya, yakni perubahan pada desain panel nya. (Tampilan selamat datang pada Linux Mint 19.1) Nah di versi ini, panel yang biasa digunakan untuk berpindah-pindah dari satu aplikasi ke ...