Langsung ke konten utama

Install Deepin Music di Ubuntu, Pemutar Musik dengan Tampilan yang Manis



      Deepin Music adalah Aplikasi Pemutar Musik yang memiliki tampilan yang menurut saya sangat indah dipandang mata Karena tampilannya yang Fresh dan Sederhana, Deepin Music dikembangkan oleh Deepin Team dan menjadi Pemutar Mukik bawaan Linux Deepin Sebuah Distro Linux dari China.

Musik Player ini Juga memiliki dua mode Tampilan, Yang pertama Mode Light (Bisa dilihat di Gambar Pertama), dan Mode Tampilan yang kedua adalah Dark yang berguna saat pemakaian diruangan yang Minim Cahaya.




Tidak hanya itu saja, Fitur lain yang ada di Deepin Music adalah  Ketika kamu menambahkan musik maka akan secara Otomatis Deepin Music Menampilkan Liric dari lagu yang sedang kamu mainkan (Perlu Terhubung Ke Internet Setelah itu Liric bisa dimainkan secara Offline)




Nah bagaimana menarik bukan? Lalu bagaimana cara Menginstallnya?
(Deepin Music ini tidak hanya bisa di install di Ubuntu saja tapi juga turunanya, Misal: Linuxmint, ZorinOS, ElementaryOS)
Yang Pertama buka Terminal, Nah Karena ini adalah adalah aplikasi Snap, maka ketikkan Perintah berikut terlebih dahulu :

sudo apt install snapd

Lalu masukkan password
Setelah sudah selesai kamu bisa cek Ubuntu Software dan cari Deepin Music, atau kamu bisa ketikkan perintah berikut untuk menginstallnya :

sudo snap install deepin-music

Sampai sini Deepin Music bisa kamu gunakan dengan mencarinya di Unity Dash atau App Launcher.
Terimakasih Semoga Bermanfaat :D

*Jangan lupa luangkan waktu sejenak untuk Berkomentar dibawah postingan ini, karena dengan berkomentar anda membuat blog ini terasa lebih hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Breeze folder akan mengikuti warna yang dipilih ketika memilih aksen warna

Pada update KDE Framework versi 5.88 nanti, warna icon pada folder di KDE Plasma akan mengikuti warna aksen yang dipilih. Jika sebelumnya ketika kita memilih aksen warna di pengaturan, itu hanya mengubah aksen warnanya saja tidak sampai mengubah warna folder yang ada pada aplikasi file manager. (Warna folder tetap biru, tidak mengikuti warna aksen yang dipilih) Tentunya hal ini menarik untuk ditunggu jika teman-teman adalah pengguna KDE Plasma. KDE Framework versi 5.88 dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 13 November 2021. Sumber :  https://pointieststick.com/2021/10/29/this-week-in-kde-accent-colored-folders-and-more/

Tidak suka dengan tampilan tab baru Firefox 89? Begini cara mengubahnya

Sejak Mozilla merilis versi Firefox 89 banyak diskusi yang terjadi di forum Reddit dan kolom komentar Twitter resmi Firefox. Banyak yang memuji tetapi tidak sedikitpun yang menjelek-jelekan tampilan baru dari versi ini, masing-masing orang punya selera yang berbeda-beda, jadi saya anggap wajar. Saya termasuk orang yang suka dengan tampilan baru Firefox 89, menurut saya tampilan baru ini memberikan hal yang berbeda dari versi-versi sebelumnya.   Untuk mengubah Firefox 89 ke Tampilan lama, teman-teman bisa mengikuti panduan ini : Klik di Search Bar lalu ketikkan about:config dan tekan Enter. Lalu akan muncul pesan peringatan, tekan tombol Accept the Risk and Continue jika setuju. Akan muncul Search Bar baru, lalu ketikkan browser.proton.enabled . Jika ketemu klik 2x sampai berubah dari true menjadi false . Sumber : https://twitter.com/timnphilly/status/1400070143766581251

Linux Mint 19.1 "Tessa" Dirilis! Apa Saja Fitur-fitur Barunya?

Kupas Ubuntu - Ternyata di penghujung tahun banyak juga perangkat lunak bebas yang dirilis, dan pada tanggal 19 Desember kemarin Linux Mint merilis versi terbarunya, yakni Linux Mint 19.1 dengan codename "Tessa", Mendengar kata "Tessa" jadi mengingatkan saya sama merek tissue 😂. Ya, seperti biasa Distro turunan dari ubuntu ini menamai sistem operasi nya dengan nama2 wanita yang berhuruf belakang "A". Saya akan mengulas beberapa fitur2 barunya, jadi di rilis kali ini ternyata lumayan ada banyak perubahan pada Linux Mint, terutama untuk versi Desktop Environtment Cinnamon. Di rilis ini, Linux Mint meng update versi dari Desktop Environtment utama mereka tersebut ke versi Cinnamon 4.0, dimana versi tersebut terdapat salah satu perubahan yang cukup menarik perhatian saya, yakni perubahan pada desain panel nya. (Tampilan selamat datang pada Linux Mint 19.1) Nah di versi ini, panel yang biasa digunakan untuk berpindah-pindah dari satu aplikasi ke ...