Langsung ke konten utama

Aplikasi Alternatif Pengganti Aplikasi Windows di Linux



      Pada saat kita beralih ke Gnu/Linux, kita bingung.. apakah software yang kita pakai sehari-hari (di Windows) ada di Linux?, orang2 bertanya di linux ada MS Office gak? ada Adobe Photoshop gak? ada adobe Premiere gk?, Semua jawaban dari semua pertanyaan tersebut adalah bisa ada bisa enggak, jadi Kita memakai software pengganti yang fungsinya sama dengan software yang ada di Windows. berikut adalah daftar Software pengganti yang saya dapatkan dari berbagai sumber :



No Fungsi Software Windows Linux
1 Teks Editor Notepad Gedit, Kedit
2 Text Editor Programming Notepad ++ Sublime
3 Image Editing Adobe Photoshop Gimp
4 Vector Graphic CorelDraw, Adobe Ilustrator Inkscape
5 Modelling Virtual 3D AutoCad Modeler
6 Animasi 3D 3Dmax Blender
7 Animasi 3D 3Dmax Blender
8 Image Scanner ScanGear Toolbox Xsane, Simple Scan
9 Burning CD/DVD Nero K3B, Brasero
10 Web Browser Internet Explorer, Opera, Firefox, Google Chrome Chromium, Google Chrome, Opera, Firefox, Vivaldi
11 Email Client Microsoft Outlook Thunderbird
12 Download Manager Internet Download Manager Xtreme Download Manager, Uget, Downthemall (ekstensi Firefox)
13 Office Suite Microsoft Office Libre Office, Open Office, WPS Office, OnlyOffice
14 Video Player Windows Media Player, Media Player Classic, VLC, GOM Player VLC, MPlayer, Real Player, SMPlayey
15 Audio Player Winamp, AIMP3 Audacious, Deepin Music, Rhythmbox, Songbird, Banshee, Amarok, Xine UI, Spotify
16 Video Editing Adobe Premiere Lightworks, Kdenlive, Openshot, Avidemux, Cinerella, Pitivi
17 Audio Editing Cool Edit Pro Audacity
18 Desktop Recording Fraps, Bandicam SimpleScreenRecorder, recordMyDesktop, Istanbul
19 Media Center Player Windows Media Center Kodi
20 Video Converter Format Factory Handbrake, FFMPEG
21 Audio Converter Format Factory SoundConverter, OggConvert, FFMPEG, Mencoder
22 Pemrograman C++ Gcc
23 Pemrograman Berbasis Desktop Visual Basic Gambas, Mono
24 Database SQL Server MySQL
25 Virtual Machine Virtualbox, VMWare Virtualbox, VMWare, Qemu
26 Partition Editor AOMEI Partition Manager, Easus Partition Gparted


Kalau ada yang mau menambahkan, Boleh tinggalkan Komentar di bawah. Terimakasih Semoga Bermanfaat :D


*Jangan lupa luangkan waktu sejenak untuk Berkomentar dibawah postingan ini, karena dengan berkomentar anda membuat blog ini terasa lebih hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Breeze folder akan mengikuti warna yang dipilih ketika memilih aksen warna

Pada update KDE Framework versi 5.88 nanti, warna icon pada folder di KDE Plasma akan mengikuti warna aksen yang dipilih. Jika sebelumnya ketika kita memilih aksen warna di pengaturan, itu hanya mengubah aksen warnanya saja tidak sampai mengubah warna folder yang ada pada aplikasi file manager. (Warna folder tetap biru, tidak mengikuti warna aksen yang dipilih) Tentunya hal ini menarik untuk ditunggu jika teman-teman adalah pengguna KDE Plasma. KDE Framework versi 5.88 dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 13 November 2021. Sumber :  https://pointieststick.com/2021/10/29/this-week-in-kde-accent-colored-folders-and-more/

Tidak suka dengan tampilan tab baru Firefox 89? Begini cara mengubahnya

Sejak Mozilla merilis versi Firefox 89 banyak diskusi yang terjadi di forum Reddit dan kolom komentar Twitter resmi Firefox. Banyak yang memuji tetapi tidak sedikitpun yang menjelek-jelekan tampilan baru dari versi ini, masing-masing orang punya selera yang berbeda-beda, jadi saya anggap wajar. Saya termasuk orang yang suka dengan tampilan baru Firefox 89, menurut saya tampilan baru ini memberikan hal yang berbeda dari versi-versi sebelumnya.   Untuk mengubah Firefox 89 ke Tampilan lama, teman-teman bisa mengikuti panduan ini : Klik di Search Bar lalu ketikkan about:config dan tekan Enter. Lalu akan muncul pesan peringatan, tekan tombol Accept the Risk and Continue jika setuju. Akan muncul Search Bar baru, lalu ketikkan browser.proton.enabled . Jika ketemu klik 2x sampai berubah dari true menjadi false . Sumber : https://twitter.com/timnphilly/status/1400070143766581251

Linux Mint 19.1 "Tessa" Dirilis! Apa Saja Fitur-fitur Barunya?

Kupas Ubuntu - Ternyata di penghujung tahun banyak juga perangkat lunak bebas yang dirilis, dan pada tanggal 19 Desember kemarin Linux Mint merilis versi terbarunya, yakni Linux Mint 19.1 dengan codename "Tessa", Mendengar kata "Tessa" jadi mengingatkan saya sama merek tissue 😂. Ya, seperti biasa Distro turunan dari ubuntu ini menamai sistem operasi nya dengan nama2 wanita yang berhuruf belakang "A". Saya akan mengulas beberapa fitur2 barunya, jadi di rilis kali ini ternyata lumayan ada banyak perubahan pada Linux Mint, terutama untuk versi Desktop Environtment Cinnamon. Di rilis ini, Linux Mint meng update versi dari Desktop Environtment utama mereka tersebut ke versi Cinnamon 4.0, dimana versi tersebut terdapat salah satu perubahan yang cukup menarik perhatian saya, yakni perubahan pada desain panel nya. (Tampilan selamat datang pada Linux Mint 19.1) Nah di versi ini, panel yang biasa digunakan untuk berpindah-pindah dari satu aplikasi ke ...