Langsung ke konten utama

Cara Memindahkan Menu bar pada Aplikasi ke Panel di Xubuntu



Kupas Ubuntu - Halo temen2, sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini, kurang lebih sudah 9 bulan 😁 ya karna waktu itu saya disibukkan dengan Ujian Akhir dan SBMPTN jadi saya fokus ke situ dulu. Nah di akhir tahun 2018 ini saya insyaallah akan mulai aktif kembali menulis di blog ini 😉.

Oke di artikel pembukaan ini saya akan menulis sebuah Tutorial, walaupun mungkin di situs atau blog lain sudah ada tutorialnya, jadi kali ini saya akan memberikan sebuah tutorial yaitu cara memindahkan menu bar pada aplikasi ke panel di gnu/linux xubuntu.

Nah, tutorial ini bukan hanya untuk pengguna distro Xubuntu saja, temen2 yang menggunakan distro selain xubuntu pun bisa mengikuti tutorial ini, asal.. distro yang temen2 pakai itu menggunakan xfce sebagai Desktop Environment nya.

Buat temen2 yang belum tau apa itu menu bar, jadi menu bar itu adalah suatu menu yang berisikan shortcut perintah tertentu yang memudahkan temen2 untuk mengakses fitur2 pada suatu aplikasi. Nah buat temen2 yang belum tau letak menu bar, temen2 perhatikan gambar berikut :

(Menu bar pada VLC Media Player)


Nah tutorial ini bermanfaat buat temen2 yang ingin merubah tampilan xubuntunya ke ala-ala MacOS. karena pada MacOS itu menu barnya ada pada satu tempat yaitu yang disebut Apple Application Menu, atau mungkin bisa kita sebut panel saja 😀 kalau di Ubuntu (Desktop Environtment Unity) namanya Global menu.

(Apple Application Menu pada Mac OSX Yosemite)


Oke langsung saja, jadi pertama2 temen2 install yang namanya xfce4 appmenu plugin. nah jadi ini adalah sebuah plugin yaitu sebuah program kecil yang bisa dipasang di panel xfce, plugin ini sama seperti plugin pada browser yang berfungsi sebagai penambah fitur.

Install dengan cara membuka terminal (CTRL + T) lalu ketikkan perintah berikut :

sudo apt install xfce4-appmenu (Masukkan password jika diminta)

lalu jika sudah terinstall, temen2 klik kanan pada panel lalu pilih Panel Preferences.


Lalu temen2 klik tombol items, lalu klik add new item to this panel, yaitu tombol plus (+) yang ada di samping kanan.


Lalu temen2 pilih AppMenu Plugin, Setelah itu klik (+) add untuk menambahkan plugin nya ke panel.


Jika plugin sudah di tambahkan, maka akan tampil pada panel temen2.



Seperti yang temen2 lihat, appmenu nya tidak berada pada tempat yang sesuai, jadi akan terlihat acak2an, jadi kita akan memindahkan appmenu nya ke samping kanan tombol Whisker Menu (atau temen2 bisa juga memanggilnya tombol start).

Bagaimana caranya?, jadi temen2 jangan tutup dulu jendela pengaturan panel, lalu temen2 pilih plugin appmenu nya, lalu pindahkan ke atas dengan cara meng klik tombol tanda panah keatas, sampai berada di bawah plugin tombol Whisker Menu.


Ternyata masih ada satu permasalahan lagi, yaitu Window Button. Buat temen2 yang belum tau, window button berfungsi untuk kita berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Di tutorial ini kita akan menghapus window button nya, Nah sebelum itu karna window button ini perannya sangat penting, jadi temen2 harus mempunyai penggantinya terlebih dahulu, disini saya akan menggunakan sebuah software bernama Plank. Untuk tutorial cara memasangnya akan saya upload di artikel berikutnya.


Oke lanjut, kita akan menghapus window button nya, pastikan temen2 sudah menginstall pengganti window button nya. cara menghapusnya temen2 masih di jendela pengaturan panel, lalu pilih plugin Window Button dan klik tombol Min (-) berwarna merah yang ada di samping kanan untuk menghapus plugin tersebut. Jika sudah, temen2 bisa menutup jendela pengaturan panel nya dengan meng klik tombol close.


Jika sudah temen2 bisa mencobanya dengan cara membuka beberapa aplikasi.

(AppMenu pada Thunar File Manager)

Nah perlu digaris bawahi, kalau AppMenu ini belum mendukung icon pada menu nya, entah saya yang tidak tau ada settingan nya atau memang belum mendukung fitur tersebut, jika memang ada settingannya, akan secepatnya saya upload tutorialnya di blog ini. 

Jadi icon2 yang biasanya ada pada Menu, itu tidak akan tampil di plugin AppMenu ini. tetapi ada juga beberapa aplikasi yang bisa di set di pengaturannya agar icon bisa ditampilkan. Seperti libreoffice, yaitu dengan cara pergi ke pengaturan pada libreoffice (ToolsOptions) lalu pilih view yang ada di samping kiri, lalu ke icons in menus setelah itu pilih Show, lalu klik tombol Ok.


Maka icon2 pada AppMenu akan terlihat


Mungkin hanya itu tutorial kali ini, semoga bermanfaat buat temen2 dan jika ada masalah atau ada hal yang ingin ditanyakan, jangan sungkan untuk berkomentar pada kolom komentar yang sudah disediakan dibawah, Terimakasih.

Komentar

  1. ini bisa dipake pada Ubuntu 18.04 LTS??

    BalasHapus
    Balasan
    1. atau cara membuat tampilan seperti ini tapi pake DE Gnome

      Hapus
    2. GNOME? Pake extension global menu

      https://github.com/jiqing112/Gnome-Global-AppMenu

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak suka dengan tampilan tab baru Firefox 89? Begini cara mengubahnya

Sejak Mozilla merilis versi Firefox 89 banyak diskusi yang terjadi di forum Reddit dan kolom komentar Twitter resmi Firefox. Banyak yang memuji tetapi tidak sedikitpun yang menjelek-jelekan tampilan baru dari versi ini, masing-masing orang punya selera yang berbeda-beda, jadi saya anggap wajar. Saya termasuk orang yang suka dengan tampilan baru Firefox 89, menurut saya tampilan baru ini memberikan hal yang berbeda dari versi-versi sebelumnya.   Untuk mengubah Firefox 89 ke Tampilan lama, teman-teman bisa mengikuti panduan ini : Klik di Search Bar lalu ketikkan about:config dan tekan Enter. Lalu akan muncul pesan peringatan, tekan tombol Accept the Risk and Continue jika setuju. Akan muncul Search Bar baru, lalu ketikkan browser.proton.enabled . Jika ketemu klik 2x sampai berubah dari true menjadi false . Sumber : https://twitter.com/timnphilly/status/1400070143766581251

Cara Menginstall KDE Connect di Desktop Environment Non-KDE

Kupas Ubuntu - KDE Connect merupakan sebuah software bawaan yang terdapat pada Desktop Environment (DE) KDE, software tersebut memungkinkan sebuah Personal Computer (PC) bisa terhubung dengan Smartphone. Teman-teman bisa mendapatkan Notifikasi, mengirim file, melihat indikator baterai dan masih banyak lagi dari smartphone maupun sebaliknya. Fitur-fitur KDE Connect : Menerima notifikasi smartphone melalui komputer. Kontrol musik yang sedang diputar di komputer melalui smartphone. Menggunakan smartphone sebagai alat pengendali komputer, seperti mouse dan keyboard. Cek baterai smartphone melalui komputer. Kontrol volume komputer melalui smartphone. Kirim dan terima file antar perangkat. dan masih banyak lagi (Menerima notifikasi smartphone melalui komputer) Tetapi di DE non-KDE kita tidak bisa langsung menginstallnya begitu saja dengan mengetikkan sudo apt install kdeconnect di terminal, karena jika seperti itu fitur yang ada tidak akan bisa berjalan dengan baik nan...

Breeze folder akan mengikuti warna yang dipilih ketika memilih aksen warna

Pada update KDE Framework versi 5.88 nanti, warna icon pada folder di KDE Plasma akan mengikuti warna aksen yang dipilih. Jika sebelumnya ketika kita memilih aksen warna di pengaturan, itu hanya mengubah aksen warnanya saja tidak sampai mengubah warna folder yang ada pada aplikasi file manager. (Warna folder tetap biru, tidak mengikuti warna aksen yang dipilih) Tentunya hal ini menarik untuk ditunggu jika teman-teman adalah pengguna KDE Plasma. KDE Framework versi 5.88 dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 13 November 2021. Sumber :  https://pointieststick.com/2021/10/29/this-week-in-kde-accent-colored-folders-and-more/