Langsung ke konten utama

Linux Mint Mintbox Beralih dari AMD ke Intel! di Mintbox Mini 2


Jika Anda ingin komputer yang menjalankan Linux, Anda bisa membelinya. Untungnya sekarang anda bisa, karena perusahaan seperti System76 dan Dell menjual laptop dan desktop dengan sistem operasi berbasis Ubuntu atau Ubuntu.

Pilihan lain? Beli Mintbox! Ini adalah sebuah Mini PC yang menjalankan sistem operasi Linux Mint yang berbasis Ubuntu. Hari ini, tepatnya tanggal 23 Maret 2018 varian terbaru dari Mintbox - The Mintbox Mini 2 - membuat penampilan yang berbeda. Model baru memiliki beberapa aspek baru, yang paling signifikan adalah bahwa Linux Mint Team telah beralih dari AMD ke Intel (Mini asli menggunakan A4-Micro 6400T).


Mintbox 2 hadir dengan 2 pilihan, yaitu Mintbox Mini 2 dan Mintbox Mini 2 Pro. Untuk Mintbox Mini 2 dihargai dengan $ 299 USD, hadir dengan prosesor Quad-core Apollo-Lake Intel Celeron J3455, Integrated GPU Intel HD Graphics 500 Series, RAM 4GB, dan SSD sebesar 60GB. Untuk versi yang Pro (Mintbox Mini 2 Pro) dihargai dengan $ 349 USD berbeda $ 50 USD dari Mintbox Mini 2 versi biasa. Mintbox Mini 2 Pro hadir dengan hardware yang "hampir" sama dengan versi Mintbox Mini 2 versi biasa, bedanya versi Pro menggunakan RAM sebesar 8GB dan SSD 120 GB. RAM pada Mintbox 2 bisa di upgrade sampai dengan 16 GB.

Spesifikasi Mintbox Mini 2 versi biasa :




Spesifikasi Mintbox Mini 2 versi Pro :



CPU yang digunakan adalah quad-core Apollo-Lake Intel Celeron J355, Ini adalah arsitektur yang hebat dan memberikan dorongan performa yang signifikan pada Mintbox Mini 2 Pro dan Mintbox Mini 2 versi biasa. Berikut perbandingan skor Geekbench 4 untuk tiga unit yang menjalankan versi Alpha Linux Mint 19 Cinnamon 64-bit:



Grafis cukup baik, karena menggunakan Intel HD 500 yang telah terintegrasi di prosessor nya, Untuk konektivitas video, terdapat HDMI dan Mini DisplayPort. Keduanya telah mendukung 4K, dan sementara Mini DisplayPort memiliki Refresh rate sebesar 60Hz, sedangkan HDMI hanya 30Hz.



Terdapat Bluetooth yang telah menjadi standar, seperti halnya dual-band 802.11ac (Intel 8260). Ada dua antena yang dapat dilepas, sehingga Anda dapat dengan mudah mengganti atau meng-upgrade mereka jika diperlukan. Terdapat Dual gigabit Ethernet di bagian belakang untuk jaringan kabel, dibagian belakang juga terdapat port serial dan dua port USB 2.0 Tipe-A.



Bagaimana dengan konektivitas di bagian depan? Tim Linux Mint menjelaskan, “Bagian depan unit ini menyediakan dua port USB 3.0, jack audio dan micro, dan slot microSD. Bagian depan juga memiliki dua LED, yang bisa berwarna Hijau, Oranye, Hijau dan Oranye atau yang dapat DIMATIKAN. Ini dilakukan melalui GPIO. Jika Anda tahu cara memprogram atau dan bisa menggunakan bash scripting, Anda akan dapat memanfaatkan ini sepenuhnya dan menggunakan LED ini sebagai indikator (untuk email masuk, suhu inti internal, pembaruan yang tersedia ... dll). "



Mintbox Mini 2 akan mulai dijual pada bulan Juni 2018. Sementara keduanya akan menjalankan Linuxmint 19.
 
Sumber :
The Linux Mint Blog - Mintbox Mini 2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak suka dengan tampilan tab baru Firefox 89? Begini cara mengubahnya

Sejak Mozilla merilis versi Firefox 89 banyak diskusi yang terjadi di forum Reddit dan kolom komentar Twitter resmi Firefox. Banyak yang memuji tetapi tidak sedikitpun yang menjelek-jelekan tampilan baru dari versi ini, masing-masing orang punya selera yang berbeda-beda, jadi saya anggap wajar. Saya termasuk orang yang suka dengan tampilan baru Firefox 89, menurut saya tampilan baru ini memberikan hal yang berbeda dari versi-versi sebelumnya.   Untuk mengubah Firefox 89 ke Tampilan lama, teman-teman bisa mengikuti panduan ini : Klik di Search Bar lalu ketikkan about:config dan tekan Enter. Lalu akan muncul pesan peringatan, tekan tombol Accept the Risk and Continue jika setuju. Akan muncul Search Bar baru, lalu ketikkan browser.proton.enabled . Jika ketemu klik 2x sampai berubah dari true menjadi false . Sumber : https://twitter.com/timnphilly/status/1400070143766581251

Cara Menginstall KDE Connect di Desktop Environment Non-KDE

Kupas Ubuntu - KDE Connect merupakan sebuah software bawaan yang terdapat pada Desktop Environment (DE) KDE, software tersebut memungkinkan sebuah Personal Computer (PC) bisa terhubung dengan Smartphone. Teman-teman bisa mendapatkan Notifikasi, mengirim file, melihat indikator baterai dan masih banyak lagi dari smartphone maupun sebaliknya. Fitur-fitur KDE Connect : Menerima notifikasi smartphone melalui komputer. Kontrol musik yang sedang diputar di komputer melalui smartphone. Menggunakan smartphone sebagai alat pengendali komputer, seperti mouse dan keyboard. Cek baterai smartphone melalui komputer. Kontrol volume komputer melalui smartphone. Kirim dan terima file antar perangkat. dan masih banyak lagi (Menerima notifikasi smartphone melalui komputer) Tetapi di DE non-KDE kita tidak bisa langsung menginstallnya begitu saja dengan mengetikkan sudo apt install kdeconnect di terminal, karena jika seperti itu fitur yang ada tidak akan bisa berjalan dengan baik nan...

Breeze folder akan mengikuti warna yang dipilih ketika memilih aksen warna

Pada update KDE Framework versi 5.88 nanti, warna icon pada folder di KDE Plasma akan mengikuti warna aksen yang dipilih. Jika sebelumnya ketika kita memilih aksen warna di pengaturan, itu hanya mengubah aksen warnanya saja tidak sampai mengubah warna folder yang ada pada aplikasi file manager. (Warna folder tetap biru, tidak mengikuti warna aksen yang dipilih) Tentunya hal ini menarik untuk ditunggu jika teman-teman adalah pengguna KDE Plasma. KDE Framework versi 5.88 dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 13 November 2021. Sumber :  https://pointieststick.com/2021/10/29/this-week-in-kde-accent-colored-folders-and-more/